Jenis-Jenis Ikan Diskus

 

Di Indonesia, ikan diskus (Symphysodon sp.) telah dikenal sejak tahun 1950an, namun baru mulai populer pada tahun 1990an. Dalam sistem klasifikasi nya, ikan diskus dapat diklasifikasikan sebagai berikut :

 

Ordo : Percomorphoidei

Subordo : Percoidea

Famili : Chiclidae

Genus : Symphysodon

Spesies : Symphysodon diskus, Symphysodon aequifasciata aequifasciata, Symphysodon aequifasciata haraldi, Symphysodon aequifasciata axelrodi.

 

Berdasarkan spesiesnya dikenal empat jenis ikan diskus yang masing-masing memiliki habitat asli yang berbeda. Dari keempat jenis ikan diskus tersebut dihasilkan strain-strain baru melalui para breeder. Keempat jenis diskus tersebut adalah heckel diskus (Symphysodon diskus), brown diskus (Symphysodon aequifasciata axelrodi), green diskus (Symphysodon aequifasciata aequifasciata), dan blue diskus (Symphysodon aequifasciata haraldi). Adapun ciri-ciri masing-masing jenis diskus tersebut adalah sebagai berikut. Simak baik-baik yah…

 

Berikut ini Jenis-Jenis Ikan Diskus Beserta  Nama Latinnya :

 

1. Symphysodon diskus Heckel  (Red Diskus)

Red diskus juga dikenal dengan nama poumpador diskus atau poumpador fish. Ikan diskus jenis ini ditemukan pada tahun 1840 oleh Dr. Johan Heckel di Rio Negro Amazoe. Sesuai dengan nama penemunya, ikan diskus jenis ini juga dikenal dengan nama heckel diskus. Diskus jenis ini memiliki karakteristik mata berwarna merah dan memiliki sembilan garis tegak (vertikal) pada bagian badannya, tiga diantara terlihat jelas. Symphysodon diskus dapat mencapai ukuran panjang 8 inchi atau 20 cm (Dick Mills and Dr. Gwynne Vevers, 1986). Namun menurut beberapa sumber lain ikan ini hanya dapat mencapai ukuran maksimal sampai dengan 15 cm. Heckel diskus menyukai kondisi air berkisar 25°C – 30°C.

 

2. Symphysodon aequifasciata haraldi (Blue Diskus)

Blue Diskus (Symphysodon aequifasciata haraldi) atau diskus biru tersebar di seluruh Amerika Selatan, terutama Amzone. Di antara keempat jenis diskus yang dikenal, jenis diskus ini paling menarik. Seluruh tubuh ikan ini berwarna biru dengan garis vertikal samar-samar. Pupil matanya yang berwarna merah membuat penampilan ikan ini semakin anggun. Ukuran tubuh dari ujung mulut hingga ekor mencapai 20 cm dan masa dewasa kelamin diapai pada saat ikan ini berukuran setengahnya.

 

3. Symphysodon aequifasciata axelrodi (Brown Diskus)

Nama Axelrodi diambil dari nama belakang Dr. Herbert R. Axelrod yang berjasa dalam pengembangan tentang ikan diskus, ikan yang biasa dipanggil dengan diskus cokelat (brown diskus) ini berasal dari muara sungai Amazone. Jenis ikan diskus ini memiliki warna dasar cokelat kekuningan sampai cokelat tua dengan garis-garis vertikal sebanyak tujuh buah. Bagian sirip dada berwarna kehijauan, pada bagian dahi, punggung, dan pangkal sirip ekor terlihat adanya garis berwarna biru. Ukuran panjang tubuh diskus cokelat ini dapat mencapai 13 cm.

 

3. Symphysodon aequifasciata aequifasciata Pellegrin (Green Diskus)

Terdapat dua jenis green diskus yang biasa dikenal selama ini, yaitu teffe green dan peruvian green. Teffe green berasal dari dekat sungai Amazone (Brasil), berwarna cokelat tua atau merah hingga kuning keemasan, dan terdapat garis memanjang berwarna hijau muda dan hijau tua pada tubuhnya.

 

Peruvian green merupakan jenis green diskus kedua yang berasal dari Peru. Diskus ini berwarna cokelat tua sampai keemasan, dengan bintik-bintik berwarna merah. Pada bagian tepi sirip terdapat rona warna merah. Peruvian green diskus merupakan jenis ikan diskus yang paling kuat di antara diskus liar lainnya. Ukuran panjang tubuh ikan diskus jenis ini dapat mencapai ukuran 30 cm.

 

 

Postsscript :

Jangan lupa untuk selalu menjaga kebersihan dan merawat Ikan Hias anda yah guys, jangan sampai kita hanya memanfaatkannya sebagai hiasan dan lupa akan kesehatan ikan itu sendiri. Jika ada tambahan dari anda yang belum kami ketahui, silahkan tambahkan dikolom komentar. Semoga bermanfaat...




Baca juga :

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama